Category Archives: Opini

Barney Stinson

Gadis Optimis Yang Bodoh

barney_stinson

Cinta itu indah, cinta itu membuat kita lupa akan logika kita bahkan kita tidak bisa membedakan mana macan mana kucing.

Kehidupan itu memang penuh dengan misteri, ketika kita berusaha untuk mengerti keadaan sesama pada saat itu juga kita dihadapkan pada sesuatu yang membuat kita tidak mengerti dengan keadaan itu.

Optimis itu bagus, keyakinan itu perlu, sangat perlu dan harapan itu penting. Tetapi ketika apa yang kita yakini, apa yang membuat kita optimis tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, saat itu dunia mengubur kita dalam dalam.
Tapi apakah kita harus terpuruk dengan kekonyolan kita yang harus menangisi harapan yang tidak bisa kita capai, atau kita harus gembira? Karena kita mendapatkan apa yang semestinya tidak bisa kita dapatkan.

Tapi inilah hidup, kadang senyum kadang sedih kadang menangis, tapi itu yang menjadiku kuat, menjadikan diriku banyak belajar, sehingga aku bisa lebih berhati-hati untuk melangkah dan meyakini apa yang aku yakini.

Ketika aku sendiri, aku memikirkan bahwa seekor macan itu bisa berubah menjadi seekor kucing anggora yang manis. Tapi, inilah dunia, begitulah ciptaan tuhan… hingga kiamatpun seekor macan tidak akan pernah berubah menjadi seekor kucing, meski sama sama berbulu meski satu warna, tapi yang namanya macan taringnya pasti akan terlihat juga.

Jadi hidup mengajarkan kita untuk lebih berhati-hati membedakan makhluk ciptaan tuhan, sehingga ketika seekor macan itu melukai kita kita sudah siap untuk menyediakan obat yang akan menyembuhkan luka kita.

Jadi apapun yang terjadi dalam hidupmu, entah kamu bertemu macan atau kucing tetaplah kuat dan jadikan orang di sekitarmu penyemangat hidupmu. Berpikirlah realistis dan rasional, karena ketika kamu bertemu macan, kamu harus yakin bahwa macan itu tidak akan berubah menjadi kucing.
Perbincangan tengah malam dengan seorang gadis belia yang hampir kehilangan kepercayaannya terhadap satu-satunya hal yang membuat dunia ini indah: Cinta.
Ia bertemu dengan macan. Macan ini telah banyak memakan korban dan si gadis tau korban-koraan dari macan ini. Namun hati kecil sang gadis berbisik : “Dia pasti berubah. Dialah yang terakhir dia akan menjadi kucing yang manis.”
Namun apa daya, keluguan sang gadis desa, telah menjadi bencana bagi hatinya. Si macan memporak porandakan benteng pertahanannya dan menghancurkan kepercayaannya. Kini ia duduk sendiri di kamar mungil yang dihiasi poto sang macan. Merenungi kesalahan yang telah ia buat. Namun tetap di lubuk hatinya yang paling dalam, mengharapkan macan itu menjadi kucing. Apakah ia bodoh? Atau extremely optimist?
Jika engkau pernah menjalani hal yang sama dengan dia, kamu mungkin tau bagaimana sakitnya. Saya tidak berbicara tentang macan atau kucing. Saya berbicara tentang wajah manis, body tegak, rapi bersih, wangi dan tampan. Pertama kali kamu melihatnya, kamu akan melihat “kucing”, setelah kamu membiarkan ia mengetahui segalanya tentang kamu, barulah ia akan menampakkan wujud aslinya. Ia adalah macan.

Beware of Cat-Looking Tiger

Posted by P.Y
The-Power-Of-Money

Apakah Yang Tidak Bisa Dibeli Dengan Uang?

The-Power-Of-Money

Semua orang pasti sering mendengar prase maupun klause yang menyatakan bahwa ada hal yang tidak bisa dibeli dengan uang seperti cinta, kesetiaan, kebahagiaan, waktu, dan lain sebagainya. Namun apakah hal ini benar? Mari kita lihat satu-persatu :

Cinta Tidak Bisa Dibeli Dengan Uang

Di dunia yang sempurna mungkin benar adanya bahwa cinta tidak bisa dibeli dengan uang, namun dalam dunia ini ternyata ada penjaja cinta; fancy phrase untuk wts atau psk. Jika memang cinta tidak bisa dibeli dengan uang, lalu kenapa ada penjaja cinta?

Kebahagiaan Tidak Bisa Dibeli Dengan Uang

Okay, yang satu ini cukup rumit karena setiap orang memiliki persepsi berbeda-beda tentang kebahagiaan. Keadaan seperti apa yang membuat mereka bahagia dan bagaimana mereka mencapai kebahagiaan masing-masing. Ada yang menganggap bersama orang yang dicintainya membuatnya bahagia, berarti yang ini bisa diselesaikan dengan argumen di atas (penjaja cinta). Ada yang bilang bahwa kedekatannya dengan Tuhan membuat ia bahagia. Ada yang bilang bisa mencapai Puncak Everest bisa membuatnya bahagia. Memang banyak hal yang bisa membuat orang bahagia, tapi saya rasa, ada satu hal yang membuat kebanyakan orang merasa cemas; Bayangkan kamu hidup sendiri, tidak punya uang, besok harus bayar sewa rumah/tagihan listrik/tagihan telepon/tagihan cinta dan lain-lain dan saat ini kamu belum makan. Bukankah jika kamu punya uang kamu bisa menghilangkan kecemasan tersebut? Dan jika kamu berhenti merasa cemas, bisakah kita konklusikan bahwa kamu lebih dekat ke kondisi bahagia? Well, think about that.

Waktu Tidak Bisa Dibeli Dengan Uang

Saya paling setuju dengan yang satu ini. Karena tidak mungkin ada yang bisa membeli waktu yang telah dihabiskannya, contohnya kamu ingin kembali ke masa SMA. Sebanyak apapun uang yang kamu miliki kamu tidak bisa kembali ke masa lalu, well at least for now. Siapa tau nanti ada yang menciptakan mesin waktu. Tapi mari lihat dalam sirkumtansi yang lain. Contohnya kamu lagi mengantri untuk membayar pajak kendaraan kamu di kantor samsat, atau menunggu meja kamu di restoran terkenal, untuk menghindari terbuangnya waktu saat kamu menunggu di tempat ngantri tersebut, kamu bisa membeli waktu agar kamu dilayani terlebih dahulu atau mereka yang menerima uang dari kamu – melayani kamu lebih cepat.

Kesetiaan Tidak Bisa Dibeli Dengan Uang?

Do we really have to discuss this? Mungkin saja tidak, karena artikel ini mungkin tidak ada yang membaca, but for the sake of the blog, mari saya ungkapkan pendapat saya. Untuk membuat seseorang atau sesuatu setia kepada kamu maka kamu perlu memberikan ia maupun itu sesuatu yang mereka inginkan. Untuk anjing misalnya kamu harus bisa memberikannya makanan. Kalau untuk orang, maka kamu harus bisa memberikan mereka CINTA, KEBAHAGIAAN, dan perhatian/WAKTU dan ketiga hal tersebut bisa kamu beli.

Lalu apakah yang benar-benar tidak bisa dibeli dengan uang?

Ups, semakin lama saya semakin ngawur. Sorry guys. Merry Christmas